Yordania Usulkan Pengasingan 3.000 Anggota Hamas dari Gaza untuk Akhiri Genosida Israel

Selasa, 25 Maret 2025 - 18:45 WIB
Usulan tersebut muncul saat Israel meningkatkan pembomannya di Gaza, hanya beberapa hari setelah melanggar gencatan senjata yang ditandatanganinya dengan Hamas awal tahun ini.

Pada tanggal 18 Maret, jet tempur Israel melancarkan puluhan serangan udara di Gaza saat orang-orang bangun untuk makan sahur selama bulan Ramadan, menewaskan 400 warga sipil, termasuk hampir 200 anak-anak.

Sejak saat itu, serangan Israel yang terus-menerus di Gaza telah menewaskan 300 warga Palestina.

Secara keseluruhan, pasukan Israel telah menewaskan lebih dari 50.000 warga Palestina sejak Oktober 2023, termasuk hampir 18.000 anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Lebih dari 113.000 orang terluka.

Gencatan senjata yang dilanggar Israel adalah perjanjian tiga fase, dimulai dengan penghentian sementara permusuhan dan dimaksudkan untuk mengakhiri perang secara permanen dan penarikan penuh Israel dari Gaza.

Namun, Israel menolak pindah ke tahap kedua dari kesepakatan seperti yang disepakati dan malah mencari perpanjangan tahap pertama, yang menunda berakhirnya perang dan penarikan penuh.

Hamas menolak memperpanjang tahap pertama dan bersikeras pindah ke tahap kedua, seperti yang disepakati semula.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!