AS dan Rusia 12 Jam Rundingkan Gencatan Senjata Ukraina, Apa Hasilnya?

Selasa, 25 Maret 2025 - 13:48 WIB

Usulan Donald Trump



Pada putaran pembicaraan sebelumnya bulan ini di Jeddah—beberapa hari setelah Trump menegur Zelensky di Gedung Putih—Kyiv menyetujui gencatan senjata 30 hari yang diusulkan AS yang kemudian dilaporkan telah ditolak oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Para pejabat kini tengah mempelajari kemungkinan dimulainya kembali Prakarsa Laut Hitam, sebuah perjanjian yang memungkinkan jutaan ton biji-bijian dan ekspor makanan lainnya dikirim dari pelabuhan-pelabuhan Ukraina.

"Masalah Prakarsa Laut Hitam dan semua aspek yang terkait dengan pembaruan prakarsa ini menjadi agenda hari ini," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

"Ini adalah usulan Presiden Trump dan Presiden Putin menyetujuinya. Dengan mandat inilah delegasi kami berangkat ke Riyadh,” paparnya.

Perundingan AS-Ukraina dan AS-Rusia awalnya direncanakan berlangsung serentak untuk memungkinkan diplomasi bolak-balik, dengan Amerika Serikat yang bolak-balik di antara para delegasi, tetapi kini pembicaraan itu berlangsung satu demi satu.

Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov, yang mengepalai tim Ukraina, mengatakan perundingan hari Minggu dengan Amerika Serikat "produktif dan terarah."

Utusan Trump Steve Witkoff telah menyuarakan optimisme bahwa perjanjian apa pun akan membuka jalan bagi gencatan senjata "penuh".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!