Tewas Dibombardir Israel, Ini Sosok Jubir Militer Jihad Islam Abu Hamza yang Terkenal

Kamis, 20 Maret 2025 - 08:40 WIB
Abu Hamza selalu menegaskan kembali pentingnya persatuan di medan perang, tempat semua gerakan perlawanan harus bekerja sama.

“Beri tahu musuh bahwa kami bersama Lebanon, Yaman, dan Irak—satu garis depan dalam damai dan perang, mitra dalam takdir dan pengambilan keputusan,” katanya.

Menyampaikan pidato kepada rakyat Palestina saat itu, almarhum jubir militer PIJ itu mengatakan: “Kalian adalah simbol martabat, kebanggaan, dan mahkota di kepala kami, dan kami tidak akan melepaskan hak-hak kalian, tidak peduli seberapa besar kami berbagi rasa sakit dan luka dengan kalian.”

“Kami mampu melanjutkan pertempuran, tidak peduli berapa lama itu berlangsung,” pungkasnya.

Sebelum meninggal akibat bombardir Israel di Gaza, Abu Hamza sempat menyampaikan isu Gaza pascaperang.

“Pesan kami kepada musuh dan pemimpin kawanan, [Perdana Menteri Israel Benjamin] Netanyahu, adalah bahwa isu hari berikutnya di Gaza ditentukan tidak lain oleh perlawanan Palestina,” katanya.

Pada 22 Januari, dalam sebuah pernyataan tertulis tiga hari setelah gencatan senjata dicapai, Abu Hamza menolak gagasan bahwa perang Israel di Gaza merupakan reaksi terhadap operasi militer tunggal.
(mas)
Halaman :
Lihat Juga :
tulis komentar anda
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More