Korea Utara Membangun Kapal Selam Nuklir, Momok Baru bagi AS dan Sekutunya

Minggu, 09 Maret 2025 - 10:04 WIB
Deteksi senjata tingkat lanjut sulit dilakukan, sehingga pembangunan kapal perang negara itu mengkhawatirkan.

Bagaimana negara yang sangat dikenai sanksi, yang menggunakan kapal selam Soviet bertenaga diesel kuno, memperoleh sumber daya dan teknologi untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir masih menjadi misteri. Namun Moon berteori bahwa negara itu mungkin telah menerima bantuan dari Rusia.

Rusia mungkin telah menawarkan bantuan teknologi untuk membangun reaktor nuklir sebagai imbalan atas pasokan senjata dan pasukan Korea Utara dalam perang yang sedang berlangsung melawan Ukraina, kata Moon.

Korea Utara dalam beberapa hari terakhir telah meningkatkan retorika anti-Amerika-nya—dan berjanji meningkatkan program senjata nuklirnya—menjelang latihan militer tahunan AS dan Korea Selatan yang akan diadakan pada hari Senin.

Presiden Trump telah berulang kali mengatakan bahwa dia akan menghubungi Kim Jong-un untuk menghidupkan kembali hubungan mereka, tetapi Korea Utara mengeklaim permusuhan antara kedua negara telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!