AS Setop Pembiayaan Penjualan Senjata Baru ke Ukraina
Selasa, 04 Maret 2025 - 19:45 WIB
The Washington Post, mengutip seorang pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya, memuat laporan serupa pada hari Senin, yang mengatakan Trump akan mengadakan pertemuan di kemudian hari untuk "membahas apakah akan mengakhiri bantuan militer ke Ukraina."
Surat kabar itu mengklaim selain menghentikan pengiriman senjata dan peralatan ke Kiev, penghentian pembagian informasi intelijen dan pelatihan bagi pasukan dan pilot Ukraina juga sedang dipertimbangkan.
Pada hari Minggu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meramalkan perjanjian damai antara negaranya dan Rusia "masih sangat, sangat jauh."
Dia juga menyatakan keyakinannya meskipun terjadi pertikaian sengit dengan Trump dan Vance di Gedung Putih pada hari Jumat, "Ukraina memiliki kemitraan yang cukup kuat dengan Amerika Serikat" untuk menjaga agar bantuan tetap mengalir.
Mengomentari pernyataan pemimpin Ukraina itu di platform Truth Social miliknya, Presiden Trump menggambarkannya sebagai "pernyataan terburuk yang dapat dibuat Zelensky."
Dia lebih lanjut memperingatkan "Amerika tidak akan mentolerirnya lebih lama lagi," seraya menambahkan Zelensky "tidak menginginkan Perdamaian selama dia mendapat dukungan Amerika."
Surat kabar itu mengklaim selain menghentikan pengiriman senjata dan peralatan ke Kiev, penghentian pembagian informasi intelijen dan pelatihan bagi pasukan dan pilot Ukraina juga sedang dipertimbangkan.
Pada hari Minggu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meramalkan perjanjian damai antara negaranya dan Rusia "masih sangat, sangat jauh."
Dia juga menyatakan keyakinannya meskipun terjadi pertikaian sengit dengan Trump dan Vance di Gedung Putih pada hari Jumat, "Ukraina memiliki kemitraan yang cukup kuat dengan Amerika Serikat" untuk menjaga agar bantuan tetap mengalir.
Mengomentari pernyataan pemimpin Ukraina itu di platform Truth Social miliknya, Presiden Trump menggambarkannya sebagai "pernyataan terburuk yang dapat dibuat Zelensky."
Dia lebih lanjut memperingatkan "Amerika tidak akan mentolerirnya lebih lama lagi," seraya menambahkan Zelensky "tidak menginginkan Perdamaian selama dia mendapat dukungan Amerika."
Lihat Juga :