Apa Motivasi Sekjen NATO Desak Zelensky Berdamai dengan Trump?

Senin, 03 Maret 2025 - 03:30 WIB
Sekjen NATO desak Presiden Ukraina berdamai dengan Donald Trump. Foto/X
LONDON - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte telah meminta pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky untuk memperbaiki hubungan dengan Presiden AS Donald Trump setelah terjadi pertikaian sengit di Gedung Putih.

Pertemuan antara Trump dan Zelensky pada hari Jumat, yang digambarkan Rutte sebagai "tidak menguntungkan" dalam sebuah wawancara dengan BBC pada hari Sabtu, awalnya direncanakan untuk menyelesaikan perjanjian mineral. Pertemuan itu meningkat menjadi pertikaian yang menegangkan.



Pemimpin Ukraina itu menegaskan bahwa Washington harus meningkatkan dukungannya untuk Kiev daripada memposisikan dirinya sebagai mediator netral dengan Moskow. Trump mengkritik Zelensky atas apa yang ia anggap sebagai kurangnya rasa terima kasih atas bantuan Amerika dan keengganan untuk membuat konsesi guna menyelesaikan konflik dengan Rusia.

Apa Motivasi Sekjen NATO Desak Zelensky Berdamai dengan Trump?

1. Mengutamakan Masa Depan Ukraina

Konfrontasi tersebut menyebabkan acara hari itu dipersingkat, dengan presiden AS dilaporkan mengusir tamunya dari Gedung Putih. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menggambarkan pertemuan itu sebagai "kegagalan," dengan Trump memberi tahu Zelensky untuk kembali ketika dia "siap untuk mengejar perdamaian."

"Saya berkata: Saya pikir Anda harus menemukan cara, Vladimir yang terhormat, untuk memulihkan hubungan Anda dengan Donald Trump dan pemerintahan Amerika. Itu penting untuk ke depannya," kata Rutte, merujuk pada panggilan teleponnya dengan Zelensky pada hari Jumat.

2. Tanpa Bantuan Militer AS, Ukraina Akan Hancur

Dia mengingatkan Zelensky tentang dukungan yang diberikan oleh pemerintahan Trump, khususnya penyediaan senjata anti-tank Javelin pada tahun 2019, yang sangat penting dalam pertahanan Ukraina ketika konflik meningkat pada tahun 2022. Tanpa Javelin, "Ukraina tidak akan ada di mana pun," kata Rutte.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!