4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki

Senin, 03 Maret 2025 - 02:02 WIB
Namun, Damaskus telah menahan diri untuk tidak mengerahkan sisa angkatan bersenjata negara itu untuk melawan pendudukan ekspansionis Israel atas wilayah Suriah.

Komandan kelompok militan Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang menyerbu Suriah di tengah serangan gencar Israel terhadap negara Arab tersebut Desember lalu dan telah ditetapkan sebagai "presiden" baru negara itu, menyatakan pemerintahannya tidak menimbulkan ancaman militer bagi Israel.

Sementara itu, masih belum jelas sejauh mana Presiden AS Donald Trump akan mempertimbangkan untuk mengadopsi saran Tel Aviv terkait Suriah, sumber tersebut mengatakan kepada Reuters.

Namun, analis politik Barat telah menggambarkan pemerintahan Trump yang baru sebagai “sangat pro-Israel.”

Aron Lund, seorang peneliti di lembaga pemikir Century International yang berbasis di AS, mengatakan lobi Israel memiliki peluang bagus untuk berhasil memengaruhi keputusan pemerintahan Trump terkait Suriah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!