Apakah Israel Akan Lenyap di 2026?
Selasa, 25 Februari 2025 - 15:20 WIB
Baca Juga: Hamas Siap Serahkan Gaza ke Badan Palestina, Asalkan...
Lieberman menganggap Netanyahu sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas serangan 7 Oktober itu. Ia menuduhnya telah memberi Hamas sarana kekuatan dengan membebaskan para pemimpinnya, termasuk mendiang pendirinya, Sheikh Ahmed Yassin, pimpinannya saat ini di Jalur Gaza, Yahya Sinwar, dan lebih dari seribu anggotanya dalam kesepakatan pertukaran sebelumnya, dan mengizinkan uang masuk ke kelompok itu.
Menurut pemimpin Yisrael Beiteinu itu, serangan 7 Oktober itu dapat dicegah jika pejabat pemerintah saat ini berpikir "di luar kotak".
Lieberman sebelumnya meminta pemerintah Netanyahu untuk mundur dan mengatakan bahwa menyingkirkan Netanyahu akan menjadi hadiah bagi orang Israel.
2. Israel Menghadapi Berbagai Krisis
Lieberman juga menyatakan bahwa Israel menghadapi ancaman eksistensial dan krisis politik, ekonomi, dan keamanan multidimensi yang paling signifikan sejak berdirinya negara itu.Lieberman menganggap Netanyahu sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas serangan 7 Oktober itu. Ia menuduhnya telah memberi Hamas sarana kekuatan dengan membebaskan para pemimpinnya, termasuk mendiang pendirinya, Sheikh Ahmed Yassin, pimpinannya saat ini di Jalur Gaza, Yahya Sinwar, dan lebih dari seribu anggotanya dalam kesepakatan pertukaran sebelumnya, dan mengizinkan uang masuk ke kelompok itu.
Menurut pemimpin Yisrael Beiteinu itu, serangan 7 Oktober itu dapat dicegah jika pejabat pemerintah saat ini berpikir "di luar kotak".
Lieberman sebelumnya meminta pemerintah Netanyahu untuk mundur dan mengatakan bahwa menyingkirkan Netanyahu akan menjadi hadiah bagi orang Israel.
3. Israel Tidak Punya Masa Depan
Perang sadis Israel di Gaza, puncak dari serangkaian kebijakan kriminal yang panjang, mungkin terbukti bunuh diri dalam jangka panjang dan menyebabkan kehancuran "Negara Yahudi" yang perkasa.Lihat Juga :