Apakah Israel Akan Lenyap di 2026?
Selasa, 25 Februari 2025 - 15:20 WIB
Memang, pembunuhan skala industri yang disengaja oleh Israel terhadap rakyat Palestina dengan dalih "pertahanan diri" tidak akan meningkatkan keamanannya atau mengamankan masa depannya.
"Sebaliknya, hal itu akan menghasilkan ketidakamanan dan ketidakstabilan yang lebih besar, semakin mengisolasi Israel dan merusak peluangnya untuk bertahan hidup dalam jangka panjang di wilayah yang sebagian besar bermusuhan," kata analis politik Marwan Bishara, dilansir Al Jazeera.
"Namun, sifat kolonial Israel mendominasi perilakunya di setiap kesempatan. Israel menyia-nyiakan banyak kesempatan untuk mengakhiri pendudukannya dan hidup damai dengan negara-negara tetangganya," papar Bishara.
Mengutip sindiran diplomat Israel Abba Eban yang terkenal, Israel "tidak pernah melewatkan kesempatan untuk melewatkan kesempatan".
Alih-alih mengakhiri pendudukannya, Israel justru menggandakan proyek kolonisasinya di wilayah Palestina yang diduduki. Israel telah melipatgandakan jumlah pemukiman dan pemukim ilegal Yahudi di tanah Palestina yang dicuri dan menghubungkannya melalui jalan pintas khusus dan proyek perencanaan lainnya, sehingga menciptakan sistem ganda, sistem yang superior dan mendominasi bagi orang Yahudi dan sistem yang inferior bagi orang Palestina.
"Sebaliknya, hal itu akan menghasilkan ketidakamanan dan ketidakstabilan yang lebih besar, semakin mengisolasi Israel dan merusak peluangnya untuk bertahan hidup dalam jangka panjang di wilayah yang sebagian besar bermusuhan," kata analis politik Marwan Bishara, dilansir Al Jazeera.
4. Memiliki Watak Kolonial
Untuk sementara waktu di awal tahun 1990-an, tampaknya Israel mengubah arah menuju suatu bentuk kenormalan, meskipun bergantung pada Amerika Serikat. Israel melibatkan Palestina dan negara-negara Arab di wilayah tersebut dalam "proses perdamaian" yang menjanjikan keberadaan bersama di bawah naungan Amerika yang menguntungkan."Namun, sifat kolonial Israel mendominasi perilakunya di setiap kesempatan. Israel menyia-nyiakan banyak kesempatan untuk mengakhiri pendudukannya dan hidup damai dengan negara-negara tetangganya," papar Bishara.
Mengutip sindiran diplomat Israel Abba Eban yang terkenal, Israel "tidak pernah melewatkan kesempatan untuk melewatkan kesempatan".
Alih-alih mengakhiri pendudukannya, Israel justru menggandakan proyek kolonisasinya di wilayah Palestina yang diduduki. Israel telah melipatgandakan jumlah pemukiman dan pemukim ilegal Yahudi di tanah Palestina yang dicuri dan menghubungkannya melalui jalan pintas khusus dan proyek perencanaan lainnya, sehingga menciptakan sistem ganda, sistem yang superior dan mendominasi bagi orang Yahudi dan sistem yang inferior bagi orang Palestina.
(ahm)
Lihat Juga :