Siapa Fajr Al-Saeed? Pembaca Berita Televisi Kuwait yang Menyerukan Normalisasi Hubungan dengan Israel

Minggu, 16 Februari 2025 - 01:10 WIB
Ia juga mengumumkan bahwa ia berhenti dari pekerjaan politik, bersumpah untuk menjauh dari komentar publik dan kritik politik.

Masalah hukumnya di Irak bermula dari video pada 4 Januari di programnya 'Hona al-Kuwait' (Ini Kuwait), di mana ia mengkritik suara mayoritas parlemen Irak untuk mengakhiri kehadiran Amerika di Irak.

Ia berpendapat bahwa meskipun ada pemungutan suara, pasukan AS tidak akan pergi, dan selanjutnya mengklaim bahwa era kelompok bersenjata di Irak akan segera berakhir.

Dalam komentarnya, ia secara khusus menyebutkan milisi Asaib Ahl al-Haq dan pemimpinnya Qais al-Khazali, sebuah faksi utama dalam PMF, sebuah koalisi kelompok bersenjata pimpinan Syiah yang dibentuk pada tahun 2014 untuk melawan kelompok Negara Islam (IS).

Menyusul pernyataannya, otoritas Irak melakukan tindakan hukum terhadapnya, tetapi pada hari Kamis Kantor Berita Irak (INA) melaporkan bahwa Perdana Menteri al-Sudani telah memerintahkan agar kasus tersebut ditarik setelah Saeed meminta maaf.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!