Intelijen AS: Israel Mungkin Serang Situs Nuklir Iran Tahun Ini

Jum'at, 14 Februari 2025 - 10:00 WIB
"Semua orang berasumsi bahwa Israel, dengan dukungan atau persetujuan kita, akan masuk dan mengebom mereka habis-habisan. Saya lebih suka itu tidak terjadi," ujar Trump.

Di bawah mantan Presiden AS Barack Obama, Amerika dan sekutu Eropa mencapai kesepakatan untuk mengekang program nuklir Iran, tetapi Trump, dengan dukungan dari Perdana Menteri Israel Netanyahu, menarik Amerika keluar dari perjanjian tersebut pada tahun 2018 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.

Sejak itu, Iran telah melanjutkan aktivitas nuklirnya, termasuk pengayaan uranium, menurut badan nuklir PBB.

Pada bulan Januari, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengumumkan bahwa Iran, Inggris, Prancis, dan Jerman bertemu di Jenewa untuk membahas menghidupkan kembali negosiasi nuklir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!