Intelijen AS: Israel Mungkin Serang Situs Nuklir Iran Tahun Ini

Jum'at, 14 Februari 2025 - 10:00 WIB
loading...
Intelijen AS: Israel...
Situs nuklir Natanz di Iran. Laporan intelijen AS sebut Israel mungkin serang fasilitas nuklir Iran pada pertengahan tahun ini. Foto/Maxar Technologies via New York Times
A A A
WASHINGTON - Laporan intelijen Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa Israel kemungkinan akan melancarkan serangan pre-emptive terhadap fasilitas nuklir Iran pada pertengahan tahun ini.

Menurut laporan tersebut, yang dikutip The Washington Post, tujuan serangan adalah untuk mengeksploitasi kelemahan Teheran.

Penilaian intelijen dari pemerintahan Joe Biden sebelumnya dan pemerintahan Trump saat ini menunjukkan bahwa serangan semacam itu akan menunda program nuklir Iran hanya beberapa minggu atau bulan, namun akan sangat meningkatkan ketegangan regional dan meningkatkan risiko konflik yang lebih luas.

Baca Juga: Diancam Trump, Khamenei Perintahkan Iran Lanjutkan Pengembangan Rudal Canggih

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Brian Hughes mengatakan kepada The Washington Post bahwa Presiden Donald Trump tidak akan mengizinkan Iran memperoleh senjata nuklir.

Dia menekankan bahwa meskipun Trump lebih suka penyelesaian damai dengan Iran, dia tidak akan menunggu negosiasi tanpa batas waktu.

Penilaian intelijen paling terperinci, yang dikeluarkan pada awal Januari oleh direktorat intelijen Kepala Staf Gabungan dan Badan Intelijen Pertahanan, memperingatkan bahwa Israel kemungkinan merencanakan serangan terhadap situs nuklir Fordow dan Natanz milik Iran, imbuh laporan The Washington Post yang dilansir Kamis (13/2/2025).

Pejabat AS saat ini dan mantan pejabat yang mengetahui laporan intelijen tersebut mengatakan Israel yakin pengeboman terhadap Iran pada bulan Oktober telah melemahkan pertahanan udara negara itu, sehingga rentan terhadap serangan berikutnya.

Dalam wawancara dengan Fox News yang ditayangkan pada hari Senin, Trump mengatakan dia lebih suka mencapai kesepakatan dengan Iran untuk mencegahnya memperoleh senjata nuklir.

"Semua orang berasumsi bahwa Israel, dengan dukungan atau persetujuan kita, akan masuk dan mengebom mereka habis-habisan. Saya lebih suka itu tidak terjadi," ujar Trump.

Di bawah mantan Presiden AS Barack Obama, Amerika dan sekutu Eropa mencapai kesepakatan untuk mengekang program nuklir Iran, tetapi Trump, dengan dukungan dari Perdana Menteri Israel Netanyahu, menarik Amerika keluar dari perjanjian tersebut pada tahun 2018 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.

Sejak itu, Iran telah melanjutkan aktivitas nuklirnya, termasuk pengayaan uranium, menurut badan nuklir PBB.

Pada bulan Januari, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengumumkan bahwa Iran, Inggris, Prancis, dan Jerman bertemu di Jenewa untuk membahas menghidupkan kembali negosiasi nuklir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved