Bos Pentagon: Trump Tak Khianati Ukraina dalam Perang Melawan Rusia

Jum'at, 14 Februari 2025 - 08:11 WIB
"Tidak ada pengkhianatan di sana. Ada pengakuan bahwa seluruh dunia dan Amerika Serikat berinvestasi dan tertarik pada perdamaian," kata kepala Pentagon tersebut, yang dilansir Russia Today, Jumat (14/2/2025).

Setelah percakapannya selama 90 menit dengan Putin, Trump mengatakan negosiasi untuk mengakhiri perang Ukraina akan dimulai segera, menambahkan bahwa dia mungkin akan bertemu dengan Putin di Arab Saudi untuk pembicaraan lebih lanjut.

Moskow tidak mengonfirmasi atau membantah pernyataan tentang kemungkinan lokasi pertemuan puncak tersebut.

Putin mendukung pandangan Trump bahwa sudah waktunya bagi Rusia dan AS untuk bekerja sama, menurut Kremlin dalam siaran pers setelah panggilan telepon tersebut.

Putin menegaskan kembali perlunya mengatasi akar penyebab perang Ukraina dan sepakat bahwa penyelesaian jangka panjang dapat dicapai melalui perundingan damai.

Sebelum panggilan telepon, Hegseth menguraikan posisi negosiasi AS, dengan menyatakan bahwa Kyiv harus menerima bahwa kembali ke perbatasan Ukraina sebelum 2014 adalah tidak realistis.

Dia juga mengakui bahwa keanggotaan NATO untuk Ukraina bukanlah hasil yang layak dari negosiasi dan mengesampingkan pasukan penjaga perdamaian AS di negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!