Profil Saparmurat Niyazov, Sosok Presiden yang Gratiskan Gas dan Listrik Satu Negara

Selasa, 11 Februari 2025 - 18:14 WIB
Setelah lulus, Saparmurat melanjutkan studinya di Rusia, tetapi dikeluarkan beberapa tahun kemudian karena kegagalan akademis.

Pada tahun 1962, ia memulai karier politiknya dengan bergabung bersama Partai Komunis. Dia dengan cepat naik pangkat, menjadi Sekretaris Pertama Komite Kota Ashgabat dan Sekretaris Pertama Partai Komunis SSR Turkmenistan pada tahun 1985.

Setelah Uni Soviet hancur, pemilihan presiden Turkmenistan mencalonkan Niyazov sebagai satu-satunya kandidat, dan terpilih sebagai presiden pertama yang dipilih secara populer di negara itu.

Selama kurang lebih delapan tahun berkuasa, di tahun 1999 Parlemen menyatakan Niyazov sebagai Presiden seumur hidup.

Hingga pada akhirnya di 21 Desember 2006, televisi pemerintah Turkmenistan mengumumkan Presiden Saparmurat Niyazov meninggal dunia karena serangan jantung mendadak.

Baca juga: Ketika Trump dan Netanyahu Memaksa Mohammed bin Salman Cabut Prinsip Kerasnya soal Palestina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!