Negara-negara Uni Eropa Akan Sita Armada Bayangan Rusia
Selasa, 11 Februari 2025 - 03:30 WIB
Menurut sumber Politico, keempat negara bermaksud untuk menyita kapal-kapal armada bayangan yang diduga sebagai ancaman terhadap lingkungan dan infrastruktur, dan mencari dukungan Uni Eropa untuk inisiatif tersebut.
Mereka dapat mengubah undang-undang nasional untuk "memudahkan penyitaan kapal-kapal yang berada di laut lepas," termasuk dengan mewajibkan daftar perusahaan asuransi untuk operasi maritim di Baltik. Menteri Luar Negeri Estonia Margus Tsahkna mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa ada "banyak peluang" untuk memberlakukan pembatasan perdagangan terhadap Rusia.
Baca Juga: Raja Yordania Abdullah II Bersitegang dengan Trump, Pilih Membela Palestina atau Mempertahankan Kekuasaan?
Desember lalu, Finlandia menyita kapal tanker 'Eagle S' di tengah penyelidikan atas kerusakan kabel listrik Estlink 2. Kapal tersebut tetap disita meskipun otoritas Finlandia dilaporkan tidak menemukan bukti adanya pelanggaran.
Sebaliknya, sebuah kapal kargo Norwegia dengan awak yang semuanya orang Rusia dibebaskan pada akhir Januari setelah polisi Norwegia menyimpulkan tidak ada alasan untuk melanjutkan penahanannya. Pihak berwenang Latvia telah meminta penyitaan Silver Dania atas insiden yang melibatkan kabel optik milik penyiar nasional LVRTC awal bulan yang sama.
Mereka dapat mengubah undang-undang nasional untuk "memudahkan penyitaan kapal-kapal yang berada di laut lepas," termasuk dengan mewajibkan daftar perusahaan asuransi untuk operasi maritim di Baltik. Menteri Luar Negeri Estonia Margus Tsahkna mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa ada "banyak peluang" untuk memberlakukan pembatasan perdagangan terhadap Rusia.
Baca Juga: Raja Yordania Abdullah II Bersitegang dengan Trump, Pilih Membela Palestina atau Mempertahankan Kekuasaan?
Desember lalu, Finlandia menyita kapal tanker 'Eagle S' di tengah penyelidikan atas kerusakan kabel listrik Estlink 2. Kapal tersebut tetap disita meskipun otoritas Finlandia dilaporkan tidak menemukan bukti adanya pelanggaran.
Sebaliknya, sebuah kapal kargo Norwegia dengan awak yang semuanya orang Rusia dibebaskan pada akhir Januari setelah polisi Norwegia menyimpulkan tidak ada alasan untuk melanjutkan penahanannya. Pihak berwenang Latvia telah meminta penyitaan Silver Dania atas insiden yang melibatkan kabel optik milik penyiar nasional LVRTC awal bulan yang sama.
Lihat Juga :