Liga Arab: Seruan Netanyahu soal Negara Palestina Didirikan di Arab Saudi Adalah Ilusi!
Senin, 10 Februari 2025 - 10:30 WIB
Penyiar Channel 14 Yaakov Bardugo menanyakan syarat tersebut, dengan keliru menyebut "Negara Palestina" sebagai "Negara Saudi".
Netanyahu segera mengoreksinya, tetapi membalas dengan mengatakan: "Saudi dapat mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi; mereka memiliki banyak tanah di sana."
Bardugo merespons bahwa itu adalah ide menarik yang tidak boleh dikesampingkan, dan Netanyahu mengulangi ucapannya, dengan mengatakan bahwa Arab Saudi memang memiliki banyak wilayah.
Netanyahu menambahkan bahwa selama negosiasi Perjanjian Abraham yang menghasilkan kesepakatan normalisasi dengan negara-negara Arab lainnya, ada banyak tuntutan yang harus dipenuhi, tetapi pada akhirnya kesepakatan tersebut ditandatangani.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menolak seruan Netanyahu tersebut meski tidak menyebutkan langsung narasi pembentukan Negara Palestina di wilayah Saudi.
"Mentalitas pendudukan Israel yang ekstremis tidak memahami apa arti tanah Palestina bagi saudara-saudara Palestina dan hubungan emosional, historis, dan hukum mereka dengan tanah ini," katanya.
Netanyahu segera mengoreksinya, tetapi membalas dengan mengatakan: "Saudi dapat mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi; mereka memiliki banyak tanah di sana."
Bardugo merespons bahwa itu adalah ide menarik yang tidak boleh dikesampingkan, dan Netanyahu mengulangi ucapannya, dengan mengatakan bahwa Arab Saudi memang memiliki banyak wilayah.
Netanyahu menambahkan bahwa selama negosiasi Perjanjian Abraham yang menghasilkan kesepakatan normalisasi dengan negara-negara Arab lainnya, ada banyak tuntutan yang harus dipenuhi, tetapi pada akhirnya kesepakatan tersebut ditandatangani.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menolak seruan Netanyahu tersebut meski tidak menyebutkan langsung narasi pembentukan Negara Palestina di wilayah Saudi.
"Mentalitas pendudukan Israel yang ekstremis tidak memahami apa arti tanah Palestina bagi saudara-saudara Palestina dan hubungan emosional, historis, dan hukum mereka dengan tanah ini," katanya.
Lihat Juga :