Mengapa Penarikan Pasukan Israel dari Koridor Netzarim sebagai Bukti Kemenangan Nyata bagi Hamas?
Senin, 10 Februari 2025 - 04:55 WIB
Baca Juga: Zionis Kobarkan Perang Saudara di Palestina
“Ada banyak insiden, misalnya, selama Intifada kedua, di mana Israel menutupnya begitu saja. Ada banyak serangan terhadapnya dan pada titik-titik tertentu, bahkan ada politisi dan pejabat Israel yang secara terbuka mengakui bahwa satu-satunya alasan mereka mempertahankan Netzarim – meskipun ada investasi pasukan yang cukup besar untuk mempertahankannya – adalah untuk memiliki kemampuan membelah Jalur Gaza.
“Dan karena alasan yang sama, itu adalah pemukiman terakhir di Jalur Gaza yang dievakuasi selama pelepasan pasukan tahun 2005.”
2. Koridor yang Membelah Gaza
“Koridor ini membelah Jalur Gaza, memisahkan wilayah utara yang sangat padat penduduknya – Kota Gaza, Jabalia, Beit Lahiya, Beit Hanoon – dari wilayah tengah dan selatan Jalur Gaza. Ariel Sharon, ketika pertama kali menjabat sebagai perdana menteri pada awal tahun 2000-an, pernah berkata bahwa nasib Netzarim adalah nasib Tel Aviv. Dengan kata lain, mempertahankan Netzarim sama pentingnya bagi Israel secara strategis seperti mempertahankan Tel Aviv, karena itu adalah titik sempit yang pada dasarnya dapat digunakan Israel untuk melumpuhkan pergerakan antara Jalur Gaza utara dan wilayah tengah dan selatan,” katanya.“Ada banyak insiden, misalnya, selama Intifada kedua, di mana Israel menutupnya begitu saja. Ada banyak serangan terhadapnya dan pada titik-titik tertentu, bahkan ada politisi dan pejabat Israel yang secara terbuka mengakui bahwa satu-satunya alasan mereka mempertahankan Netzarim – meskipun ada investasi pasukan yang cukup besar untuk mempertahankannya – adalah untuk memiliki kemampuan membelah Jalur Gaza.
“Dan karena alasan yang sama, itu adalah pemukiman terakhir di Jalur Gaza yang dievakuasi selama pelepasan pasukan tahun 2005.”
3. Israel Tak Boleh Menguasai Lagi Koridor Netzarim
Peneliti nonresiden di Middle East Council on Global Affairs mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Koridor Netzarim "tidak boleh memiliki masa depan" dan "harus menghilang".Lihat Juga :