Para Komandan Iran Minta Ayatollah Khamenei Cabut Fatwa Haram Bom Nuklir

Minggu, 09 Februari 2025 - 08:22 WIB
Pada hari Rabu, saluran Telegram yang terkait dengan IRGC mengeklaim Iran memiliki kemampuan teknis untuk membuat senjata nuklir.

“Kami tidak memiliki bom nuklir, tetapi jika kami mau, kami akan membuatnya,” bunyi saluran posting Telegram tersebut.

Seorang anggota pasukan paramiliter Basij Iran mengatakan kepada The Telegraph: "Mengapa kami tidak boleh memiliki [bom nuklir]? Itu hak mutlak kami, dan tidak adil untuk menolaknya.”

"Dunia membutuhkan kejutan untuk mengatur ulang, dan Iran akan membantunya dengan menguji bom atom. Barat tidak memandang kami dengan baik. Kami harus mengubahnya,” katanya.

Pada bulan November, kepala MI6 Inggris Sir Richard Moore mengatakan: “Milisi sekutu Iran di Timur Tengah telah menderita pukulan serius, tetapi ambisi nuklir rezim tersebut terus mengancam kita semua, terutama teman-teman Prancis dan Inggris di kawasan Teluk....”

Pada bulan Desember, Inggris, Prancis, dan Jerman mengatakan bahwa stok uranium yang diperkaya tinggi milik Iran juga telah mencapai “tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, sekali lagi tanpa pembenaran sipil yang kredibel”.

Namun, di depan publik, Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah membantah adanya agenda nuklir. Pezeshkian mengatakan kepada para duta besar asing pada hari Kamis: “Perang bukanlah kepentingan kami, dan kami tidak mencari senjata nuklir.”

Dalam referensi yang tampaknya ditujukan kepada kubu garis keras domestik, dia menambahkan: “Bahkan mereka yang mengklaim ingin melakukan ini tidak dapat mendorong kita ke arah senjata nuklir.”

Ali Shamkhani, penasihat Khamenei mengatakan minggu ini: “Iran tidak pernah mencari senjata nuklir dan tidak akan pernah melakukannya. Namun, ia akan sepenuhnya mempertahankan hak hukumnya dalam dimensi politik dan teknis dengan seluruh kekuatannya.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!