Para Komandan Iran Minta Ayatollah Khamenei Cabut Fatwa Haram Bom Nuklir

Minggu, 09 Februari 2025 - 08:22 WIB
Para komandan IRGC meminta Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mencabut fatwa yang mengharamkan negara Islam itu mengembangkan senjata nuklir. Foto/Khamenei.ir
TEHERAN - Dalam intervensi luar biasa, para komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), meminta Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mencabut fatwa yang mengharamkan negara Islam itu mengembangkan senjata nuklir.

Menurut para komandan tersebut, senjata nuklir dibutuhkan Iran jika ingin bertahan hidup dalam menghadapi ancaman eksistensial dari Barat.



Intervensi terhadap Khamenei itu diungkap seorang pejabat Iran kepada The Telegraph, yang dilansir Minggu (9/2/2025).

Laporan media Inggris itu mengungkapkan bahwa beberapa komandan senior IRGC telah berbalik arah dalam beberapa bulan terakhir, sejak terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS, dan sekarang mendesak pengembangan bom nuklir.

"Kami tidak pernah serentan ini, dan ini mungkin kesempatan terakhir kami untuk mendapatkannya sebelum terlambat," kata pejabat tersebut kepada The Telegraph.

Baca Juga: AS Yakin Iran Diam-diam Cari Jalan Pintas untuk Membuat Bom Nuklir

Fatwa tersebut pertama kali disebutkan pada pertemuan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) tahun 2005. Di dalamnya, Khamenei menegaskan bahwa senjata semacam itu "benar-benar haram" atau dilarang oleh Islam.

Menurut beberapa pejabat Iran, itu adalah satu-satunya kendala yang mencegah pengembangan senjata nuklir—meskipun para pembangkang Iran yang mengungsi di luar negeri baru-baru ini mengeklaim bahwa pekerjaan sedang berlangsung di Republik Islam Iran untuk membuat rudal nuklir meskipun ada fatwa tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!