Warga Amerika Palestina Kecam Trump Terima Kunjungan Netanyahu

Selasa, 04 Februari 2025 - 20:45 WIB
Kepemimpinan Palestina, baik Hamas maupun Otoritas Palestina, mengecam usulan tersebut sementara Yordania dan Mesir juga menolak gagasan tersebut.

Namun pada hari Minggu, pengumuman Amman bahwa Raja Abdullah II akan melakukan perjalanan ke Gedung Putih untuk bertemu dengan Trump pada pekan kedua bulan Februari, hanya beberapa hari setelah kunjungan Netanyahu, telah menimbulkan kecurigaan.

"Kita perlu melihat Trump sebagai seorang pengusaha. Biasanya, miliarder bersembunyi di balik politisi. Di sini, miliarder adalah politisi," ujar Layan Fuleihan, koordinator pendidikan dari The People's Forum di New York City, kepada MEE.

"Trump memiliki rencana yang berbeda dan rencananya baru-baru ini menunjukkan dia berniat memperluas apa yang disebut 'Kesepakatan Abad Ini'," ungkap Fuleihan.

Kuttab setuju sangat mungkin Netanyahu akan mencoba mengamankan lebih banyak senjata, atau persetujuan Trump untuk melakukan lebih banyak operasi di Gaza atau Tepi Barat yang diduduki, atau hingga ke tujuan akhir untuk menekan Yordania dan Mesir agar mengizinkan pengusiran paksa warga Palestina dari Gaza.

Baca juga: AS Yakin Iran Diam-diam Cari Jalan Pintas untuk Membuat Bom Nuklir
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!