Lobi Trump Sukses, Venezuela Bebaskan 6 Pembunuh Bayaran yang Dulu Ingin Menembak Maduro

Sabtu, 01 Februari 2025 - 14:27 WIB
Media pemerintah Venezuela mengatakan diskusi dengan utusan Presiden Trump berlangsung dengan penuh rasa hormat.

Setelah pertemuan tersebut, Maduro mengatakan pembicaraan tersebut "tidak memiliki agenda" dan bahwa ia menginginkan "awal baru dalam hubungan bilateral" dengan AS.

Namun, sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan sebelumnya pada hari Jumat bahwa kunjungan Grenell tidak berarti pengakuan AS terhadap Maduro sebagai pemimpin sah Venezuela.

Maduro dilantik bulan lalu untuk masa jabatan ketiga sebagai presiden Venezuela, enam bulan setelah pemilihan umum yang disengketakan yang menurut oposisi dan masyarakat internasional ia kalah.

Hasil resmi pemilihan umum Juli 2024 telah ditolak secara luas oleh masyarakat internasional, termasuk AS.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!