Hizbullah Peringatkan Konsekuensi Jika Israel Gagal Penuhi Batas Waktu Penarikan Pasukan

Jum'at, 24 Januari 2025 - 15:30 WIB
Hal itu akan mengharuskan negara untuk menanggapi dengan menggunakan semua cara dan metode yang dijamin oleh konvensi internasional untuk merebut kembali tanah tersebut dan membebaskannya dari pendudukan.

Hizbullah menegaskan meskipun akan terus memantau perkembangan, setiap pelanggaran terhadap perjanjian dan komitmen tidak akan ditoleransi, dan setiap upaya menghindari perjanjian dengan alasan palsu tidak akan dapat diterima.

Kelompok tersebut menyerukan kepatuhan yang ketat, tanpa konsesi.

Perlu dicatat bahwa batas waktu 60 hari bagi pasukan Israel untuk menarik diri dari Lebanon selatan berakhir Minggu mendatang, menurut perjanjian gencatan senjata, yang mulai berlaku pada 27 November.

Menjelang batas waktu yang semakin dekat, Israel telah meminta Amerika Serikat memperpanjang masa tinggal militer Israel di Lebanon selatan selama 30 hari melampaui batas waktu yang ditetapkan oleh perjanjian gencatan senjata, menurut sumber yang mengetahui rincian tersebut yang berbicara kepada surat kabar Israel Haaretz.

Menurut surat kabar tersebut, pejabat dari Amerika Serikat, Prancis, Lebanon, dan Israel tengah mengadakan diskusi intensif mengenai masalah tersebut, menurut sumber diplomatik Prancis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!