4 Cara AS Merampas Wilayah di Luar Negeri, dari Pencaplokan Paksa hingga Penjualan Murah

Selasa, 14 Januari 2025 - 13:33 WIB

Kuba

AS merampas Kuba, yang didambakan karena gula, tembakau, beras, dan kopinya, setelah Spanyol melepaskan haknya atas koloni tersebut berdasarkan Perjanjian Paris. Meskipun Amandemen Platt tahun 1901 memberikan kemerdekaan formal, aturan korup yang mengutamakan kepentingan AS terus berlanjut hingga revolusi Kuba tahun 1959.

Guantanamo

Pada tahun 1903, Washington menyewa tanah di sekitar Teluk Guantanamo dari pemerintah boneka Kuba yang dibentuk AS untuk selamanya sebagai pangkalan angkatan lautnya, dengan penjara pangkalan Guantanamo yang melahirkan warisan gelap berupa penyiksaan dan penahanan yang tidak sah.

Wilayah AS Guam (Samudra Pasifik)

AS mencaplok koloni Spanyol Guam yang berlokasi strategis selama Perang Spanyol-Amerika pada tahun 1898, dengan gubernur pulau itu menyerah dalam waktu kurang dari 30 menit, menurut dokumen sejarah.

4. Wilayah AS yang Tidak Tergabung

Samoa Amerika (Samudra Pasifik)

Samoa Amerika adalah hasil dari Perang Saudara Samoa Kedua dan pembuatan kesepakatan antara AS, Inggris, dan Jerman pada tahun 1899 untuk menyelesaikan persaingan dengan membagi kepulauan di antara mereka. Wilayah AS yang tidak tergabung Puerto Riko (Laut Karibia)

Kemenangan AS dalam perangnya dengan Spanyol memaksa Madrid untuk melepaskan klaim atas Puerto Riko, yang sangat penting bagi Washington baik sebagai pusat manufaktur maupun sebagai pangkalan angkatan laut utama. Wilayah ini memiliki gerakan politik yang kuat yang mendukung integrasi sebagai negara bagian AS ke-51.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!