Pentagon: Hulu Ledak Nuklir China akan Bertambah Dua Kali Lipat

Rabu, 02 September 2020 - 04:04 WIB
Awal tahun ini, surat kabar Global Times menyatakan Beijing perlu memperbanyak jumlah hulu ledak nuklir menjadi 1.000 dalam waktu relatif singkat.

Sbragia menjelaskan, China juga hampir menyelesaikan kapasitas tiga serangkai nuklirnya. China saat ini hanya memiliki dua dari tiga bidang operasional triad tapi Beijing mengembangkan kemampuan rudal balistik berkemampuan nuklir yang diluncurkan melalui udara atau pesawat yang sedang terbang.

“Pada Oktober 2019, China secara terbuka mengungkap bahwa pesawat bomber H-6N miliknya sebagai bomber yang dapat diisi bahan bakar di udara yang berkemampuan nuklir pertamanya,” papar laporan Pentagon. (Baca Juga: Raja Salman Arab Saudi Pecat Komandan Pasukan Gabungan karena Korupsi)

AS mendesak China bergabung negosiasi trilateral untuk memperpanjang New START, traktat senjata nuklir AS dan Rusia yang akan berakhir pada Februari. (Baca Infografis: Yunani Lawan Turki, Prancis Pasok 18 Jet Tempur Rafale)

China menyatakan tidak tertarik bergabung negosiasi itu karena senjata nuklir AS sekitar 20 kali dari jumlah yang dimiliki Beijing. Diplomat China menyatakan Beijing akan senang bergabung negosiasi itu jika AS bersedia mengurangi senjata nuklirnya pada level China. (Lihat Video: Digelar Secara Drive In, Mahasiswa Ini Nekat Datang Naik Becak Saat Wisuda)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!