Zelensky Akui Banyak Pasukan Membelot, Bisa Capai 200.000 Tentara Ukraina

Jum'at, 03 Januari 2025 - 16:41 WIB
“Kasus pembelotan meningkat pada tahun 2024, tetapi sejak September atau Oktober jumlahnya menurun,” ujar dia.

Dia menjelaskan, “Perang yang panjang adalah perang yang panjang. Rakyat kita bertahan, dan rakyat menjadi lelah. Mereka menjadi lelah di mana-mana.”

Zelensky juga mencatat kurangnya bala bantuan merupakan faktor utama. “Tidak banyak cadangan. Mengapa? Karena tidak semuanya datang untuk memasok cadangan,” ujar dia.

Financial Times baru-baru ini melaporkan salah satu penyebab utama tingginya angka desersi di ketentaraan adalah kurangnya rotasi, yang membuat beberapa prajurit memandang desersi sebagai satu-satunya pilihan mereka untuk mendapatkan bantuan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah mendekriminalisasi pelanggaran desersi pertama kali bagi prajurit yang kembali bertugas pada 1 Januari 2024.

Yang memperparah masalah ini adalah kampanye wajib militer Ukraina yang sedang berjuang. Awal tahun ini, Kiev menurunkan usia mobilisasi menjadi 25 tahun dan meningkatkan hukuman bagi penghindaran wajib militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!