Ini Rahasia 2 Pramugari Bisa Selamat dalam Tragedi Jeju Air yang Tewaskan 179 Orang

Kamis, 02 Januari 2025 - 13:09 WIB
Menurut analisis tersebut, kursi di sepertiga belakang pesawat memiliki tingkat kematian 32%, dibandingkan dengan 39% di sepertiga tengah dan 38% di sepertiga depan.

Salah satu korban selamat dalam tragedi Jeju Air, Lee Mo, ingat mengencangkan sabuk pengamannya beberapa saat sebelum pesawat mendarat. Hal berikutnya yang diingatnya adalah terbangun di ranjang rumah sakit.

"Di mana saya?...Apa yang terjadi?" adalah kata-kata pertama yang diucapkannya, menurut Korea Times.

Lee dan rekannya kemungkinan duduk di belakang karena tugas mereka sebagai pramugari.

Ada faktor-faktor lain yang juga dapat memengaruhi peluang untuk selamat dalam kecelakaan.

Misalnya, duduk di baris pintu keluar dapat berarti pelarian yang lebih cepat dari pesawat, tulis Doug Drury, profesor penerbangan di Universitas Queensland Tengah Australia, di The Conversation.

Namun, Drury menambahkan bahwa duduk di deretan pintu keluar di bagian tengah pesawat, dekat sayap, bisa lebih berbahaya karena sayap membawa bahan bakar dan dapat terbakar atau meledak.

Memilih kursi tengah daripada kursi dekat jendela atau lorong juga bisa lebih aman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!