AS: Rusia Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Azerbaijan
Sabtu, 28 Desember 2024 - 14:42 WIB
AS menuding Rusia bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Azebaijan. Foto/X/@MirzayevOghuz
MOSKOW - Juru bicara Gedung Putih John Kirby mengatakan AS telah melihat "indikasi awal" bahwa Rusia mungkin bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Azerbaijan Airlines yang jatuh pada tanggal 25 Desember, menewaskan 38 orang.
Kirby tidak menjelaskan lebih lanjut, tetapi mengatakan kepada wartawan bahwa AS telah menawarkan bantuan untuk penyelidikan kecelakaan tersebut.
BBC melaporkan, pesawat itu diduga diserang oleh rudal dari sistem pertahanan udara Rusia saat mencoba mendarat di Chechnya sebelum dialihkan melintasi Laut Kaspia ke Kazakhstan, tempat pesawat itu jatuh.
Kremlin menolak berkomentar, tetapi kepala badan penerbangan sipil Rusia mengatakan situasi di Chechnya "sangat rumit" karena serangan pesawat nirawak Ukraina di wilayah tersebut.
Mengutip Washington Post, Kirby mengatakan indikasi yang dilihat AS melampaui foto-foto pesawat yang rusak yang beredar luas.
Pakar penerbangan dan pihak lain di Azerbaijan meyakini sistem GPS pesawat itu terpengaruh oleh gangguan elektronik dan kemudian rusak oleh pecahan peluru dari ledakan rudal pertahanan udara Rusia.
Kirby tidak menjelaskan lebih lanjut, tetapi mengatakan kepada wartawan bahwa AS telah menawarkan bantuan untuk penyelidikan kecelakaan tersebut.
BBC melaporkan, pesawat itu diduga diserang oleh rudal dari sistem pertahanan udara Rusia saat mencoba mendarat di Chechnya sebelum dialihkan melintasi Laut Kaspia ke Kazakhstan, tempat pesawat itu jatuh.
Kremlin menolak berkomentar, tetapi kepala badan penerbangan sipil Rusia mengatakan situasi di Chechnya "sangat rumit" karena serangan pesawat nirawak Ukraina di wilayah tersebut.
Mengutip Washington Post, Kirby mengatakan indikasi yang dilihat AS melampaui foto-foto pesawat yang rusak yang beredar luas.
Pakar penerbangan dan pihak lain di Azerbaijan meyakini sistem GPS pesawat itu terpengaruh oleh gangguan elektronik dan kemudian rusak oleh pecahan peluru dari ledakan rudal pertahanan udara Rusia.
Lihat Juga :