Profil Gideon Saar, Menlu Zionis yang Tutup Kedubes Israel di Irlandia

Jum'at, 20 Desember 2024 - 14:22 WIB
Dia kemudian membentuk partai sendiri: Partai New Hope, lalu menjadi Menteri Kehakiman (2021–2022) dan Wakil Perdana Menteri (2021) dalam pemerintahan ketiga puluh enam.

Pada tahun 2022, Saar membentuk pakta elektoral dengan Partai Biru dan Putih pimpinan Benny Gantz, yang diberi nama Persatuan Nasional. Sebagai anggota aliansi, dia kembali ke oposisi setelah pemilihan umum 2022.

Setelah pecahnya perang Israel-Hamas sejak 7 Oktober 2023, aliansi Persatuan Nasional bergabung dengan koalisi pemerintahan Benjamin Netanyahu, dan Sa'ar diangkat menjadi menteri tanpa portofolio dan pengamat dalam Kabinet Perang Israel.

Pada bulan Maret 2024, Saar menarik Partai New Hope dari alinasi Persatuan Nasional, dan juga dari koalisi pemerintah, serta mengundurkan diri sebagai menteri, sebelum akhirnya kembali ke koalisi pada bulan September 2024.

Pada tahun yang sama, Saar menggantikan Israel Katz sebagai Menlu Zionis.

Gideon Saar Sosok Penentang Pendirian Negara Palestina



Sebagai seorang politikus garis keras, Saar mengambil alih kepemimpinan diplomasi Israel pada saat Tel Aviv terus maju dengan perang mematikannya di Jalur Gaza dan Lebanon.

Lahir dari orang tua Yahudi Ashkenazi di Tel Aviv, Saar bertugas di militer Israel sebagai perwira intelijen di Brigade Golani, sebelum belajar hukum di sebuah universitas.

Saar terkenal karena menentang penyelesaian politik apa pun dengan Palestina.

Selama perang Israel sebelumnya di Gaza pada tahun 2009 dan 2014, dia adalah penentang vokal gencatan senjata apa pun dengan kelompok perlawanan di daerah kantong Palestina tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!