Penguasa Baru Suriah Janji Negaranya Tak Jadi Tempat Peluncuran Serangan ke Israel
Selasa, 17 Desember 2024 - 16:35 WIB
Al-Sharaa meminta negara-negara lain mencabut semua sanksi yang dijatuhkan kepada Suriah selama pemerintahan Bashar Assad.
"Suriah sangat penting secara geostrategis. Mereka harus mencabut semua pembatasan, yang dijatuhkan kepada pelaku cambuk dan korban, pelaku cambuk sudah tidak ada lagi sekarang. Masalah ini tidak bisa dinegosiasikan," tegas dia.
Oposisi bersenjata Suriah merebut ibu kota Suriah, Damaskus, pada tanggal 8 Desember. Pejabat Rusia mengatakan Assad mengundurkan diri sebagai presiden setelah mengadakan negosiasi dengan para peserta konflik Suriah dan meninggalkan Suriah menuju Rusia, di mana dia diberikan suaka.
Mohammed al-Bashir, yang menjalankan pemerintahan berbasis di Idlib yang dibentuk oleh berbagai kelompok oposisi, diangkat sebagai perdana menteri sementara pada tanggal 10 Desember.
Baca juga: Sekutu Terus Tergerus, Sampai Kapan Iran Akan Bertahan?
"Suriah sangat penting secara geostrategis. Mereka harus mencabut semua pembatasan, yang dijatuhkan kepada pelaku cambuk dan korban, pelaku cambuk sudah tidak ada lagi sekarang. Masalah ini tidak bisa dinegosiasikan," tegas dia.
Oposisi bersenjata Suriah merebut ibu kota Suriah, Damaskus, pada tanggal 8 Desember. Pejabat Rusia mengatakan Assad mengundurkan diri sebagai presiden setelah mengadakan negosiasi dengan para peserta konflik Suriah dan meninggalkan Suriah menuju Rusia, di mana dia diberikan suaka.
Mohammed al-Bashir, yang menjalankan pemerintahan berbasis di Idlib yang dibentuk oleh berbagai kelompok oposisi, diangkat sebagai perdana menteri sementara pada tanggal 10 Desember.
Baca juga: Sekutu Terus Tergerus, Sampai Kapan Iran Akan Bertahan?
(sya)
Lihat Juga :