Assad Terbangkan Uang Tunai Rp4 Triliun ke Rusia, Beratnya Hampir 2 Ton
Selasa, 17 Desember 2024 - 07:00 WIB
Transfer tersebut terjadi selama periode ketika Suriah, yang berjuang dengan cadangan devisa yang menipis, sangat bergantung pada dukungan militer Rusia, termasuk dukungan dari kelompok tentara bayaran Rusia; Wagner Group.
"Rezim harus membawa uang mereka ke luar negeri ke tempat yang aman agar dapat menggunakannya untuk mendapatkan kehidupan yang baik bagi rezim dan lingkaran dalamnya," kata David Schenker, mantan asisten menteri luar negeri AS untuk Urusan Timur Dekat.
Uang tunai Suriah digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pembayaran gandum, biaya militer, dan layanan pencetakan uang di Rusia.
"Ketika suatu negara dikepung dan dikenai sanksi sepenuhnya, mereka hanya memiliki uang tunai," kata seorang sumber yang mengetahui transaksi tersebut.
Investigasi Financial Times,yang dilansir Senin (16/12/2024), juga menyoroti bagaimana keluarga dan rekan Assad memindahkan aset ke Rusia.
Sejak 2013, kerabat Assad membeli sedikitnya 20 apartemen mewah di Moskow menggunakan pengaturan keuangan yang rumit.
"Rezim harus membawa uang mereka ke luar negeri ke tempat yang aman agar dapat menggunakannya untuk mendapatkan kehidupan yang baik bagi rezim dan lingkaran dalamnya," kata David Schenker, mantan asisten menteri luar negeri AS untuk Urusan Timur Dekat.
Uang tunai Suriah digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pembayaran gandum, biaya militer, dan layanan pencetakan uang di Rusia.
"Ketika suatu negara dikepung dan dikenai sanksi sepenuhnya, mereka hanya memiliki uang tunai," kata seorang sumber yang mengetahui transaksi tersebut.
Investigasi Financial Times,yang dilansir Senin (16/12/2024), juga menyoroti bagaimana keluarga dan rekan Assad memindahkan aset ke Rusia.
Sejak 2013, kerabat Assad membeli sedikitnya 20 apartemen mewah di Moskow menggunakan pengaturan keuangan yang rumit.
Lihat Juga :