3 Dampak Tumbangnya Bashar Al Assad Versi Garda Revolusi Iran

Senin, 16 Desember 2024 - 03:35 WIB
Hossein Salami mengungkapkan tumbangnya Bashar Al Assad menjadikan Israel menginvasi negara tersebut. Foto/X/@IranNuances
TEHERAN - Panglima tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Mayor Jenderal Hossein Salami mengungkapkan kejatuhan al-Assad dan akibatnya merupakan "pelajaran pahit" bagi semua pihak yang terlibat.

Itu merupakan bentuk kekecewaan dari IRGC yang sudah tak lagi memiliki pengaruh dan wewenang di Suriah.

3 Dampak Tumbangnya Bashar Al Assad Versi Garda Revolusi Iran

1. Kekuatan Asing Menciptakan Api di Suriah

"Orang-orang di Damaskus sekarang memahami ini dengan penuh kebencian bahwa ketika orang-orang perlawanan tidak ada, apa yang akan terjadi pada sebuah negara," kata Salami dalam sebuah pidato di Teheran.



"Hari ini, kita melihat bahwa kekuatan asing yang menciptakan api di Suriah telah menyerang seperti serigala lapar dan masing-masing mengambil sepotong dari tubuh seekor rusa di padang pasir. Zionis di selatan, yang lain di utara, yang lain di timur, dan di tengah-tengah orang-orang yang kesepian dan mengembara menghadapi masa depan yang tidak pasti." Salami mengatakan IRGC "menjaga kehormatan" rakyat Suriah, menambahkan bahwa "orang-orang telah hidup selama kami berada di sana."

Baca Juga: 3 Alasan Pemerintahan Baru Suriah Enggan Berkonflik dengan Israel
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!