Israel Perintahkan Tentaranya Bersiap Tinggal Lama di Suriah

Sabtu, 14 Desember 2024 - 05:52 WIB
“Sekitar 90% dari rudal permukaan-ke-udara strategis yang teridentifikasi milik Suriah juga telah dihancurkan,” kata IDF.

Serangan Israel telah dikutuk secara internasional, dengan PBB mengatakan hal itu melanggar perjanjian pelepasan. Pada hari Kamis, PBB menuntut agar semua pihak mengakhiri semua kehadiran yang tidak sah di area pemisahan.

Turki, yang mendukung beberapa faksi oposisi Suriah yang menggulingkan Assad, menuduh Israel menerapkan mentalitas penjajah.

Sedangkan AS membela serangan militer Israel ke Suriah, dengan mengeklaim operasi itu dilakukan untuk membela diri.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!