Israel Perintahkan Tentaranya Bersiap Tinggal Lama di Suriah

Sabtu, 14 Desember 2024 - 05:52 WIB
Gunung Hermon, yang terletak di dekat perbatasan dengan Lebanon, merupakan lokasi strategis yang menghadap ke Damaskus. Sebagai gunung tertinggi di Suriah, ia menyediakan dataran tinggi untuk pengamatan di seluruh wilayah, termasuk wilayah di Lebanon.

Dengan radar yang ditempatkan di Gunung Hermon, Israel akan dapat memantau wilayah yang jauh lebih luas, kata para pakar.

"Karena apa yang terjadi di Suriah—ada kepentingan keamanan yang sangat besar bagi kita untuk mempertahankan puncak Gunung Hermon," kata Katz, seperti dikutip dar France24, Sabtu (14/12/2024).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Kamis mengatakan kepada penasihat keamanan nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan bahwa Israel akan tetap berada di zona penyangga sampai ada kekuatan yang efektif untuk menegakkan perjanjian gencatan senjata tahun 1974 yang menghentikan konflik antara Suriah dan Israel.

Israel memulai operasi militer aktif di Suriah setelah oposisi bersenjata, yang dipelopori oleh kelompok “jihadis” Hayat Tahrir-al-Sham (HTS), melancarkan serangan mendadak terhadap pasukan pemerintah yang menyebabkan runtuhnya pemerintahan Assad dengan cepat dan pengasingan mantan presiden tersebut di Rusia.

Menurut IDF, serangan udara besar-besaran yang dilakukan di seluruh Suriah selama seminggu terakhir telah menghancurkan aset militer senilai miliaran dolar, termasuk pertahanan udara Suriah yang luas, sedikitnya lima skuadron Angkatan Udara, dan fasilitas produksi rudal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!