Rusia Akan Uji Coba Senjata Nuklir
Sabtu, 30 November 2024 - 21:05 WIB
AS, pesaing utama Rusia dalam bidang nuklir, melakukan uji coba terakhirnya pada tahun 1992 dan sejak itu mengandalkan simulasi komputer dan uji coba subkritis, yang berarti bahwa uji coba tersebut tidak menggunakan cukup bahan fisil untuk menghasilkan reaksi yang berkelanjutan.
Baca Juga: AS Modernisasi Senjata Nuklir, Berani Gelontorkan Ratusan Miliar Dolar
Uji coba terakhir yang diketahui dari jenis ini terjadi pada bulan Mei, dengan Moskow mengatakan bahwa pihaknya "mencermati dengan saksama apa yang terjadi" di lokasi uji coba Amerika.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tahun lalu bahwa Moskow harus siap untuk melanjutkan uji coba nuklir jika AS melakukannya. "Kami tahu pasti bahwa beberapa orang di Washington sedang mempertimbangkan untuk menjalankan uji coba senjata nuklir mereka di dunia nyata sementara AS sedang mengembangkan jenis senjata nuklir baru," katanya saat itu.
"Kami bukan yang pertama melakukan ini, tentu saja, tetapi jika AS melakukan uji coba seperti itu, maka kami juga akan melakukannya."
Baca Juga: AS Modernisasi Senjata Nuklir, Berani Gelontorkan Ratusan Miliar Dolar
Uji coba terakhir yang diketahui dari jenis ini terjadi pada bulan Mei, dengan Moskow mengatakan bahwa pihaknya "mencermati dengan saksama apa yang terjadi" di lokasi uji coba Amerika.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tahun lalu bahwa Moskow harus siap untuk melanjutkan uji coba nuklir jika AS melakukannya. "Kami tahu pasti bahwa beberapa orang di Washington sedang mempertimbangkan untuk menjalankan uji coba senjata nuklir mereka di dunia nyata sementara AS sedang mengembangkan jenis senjata nuklir baru," katanya saat itu.
"Kami bukan yang pertama melakukan ini, tentu saja, tetapi jika AS melakukan uji coba seperti itu, maka kami juga akan melakukannya."
Lihat Juga :