Siapa Pembunuh Bayaran yang Disewa Wapres Sara Duterte untuk Habisi Presiden Filipina?

Selasa, 26 November 2024 - 13:47 WIB
Sara Duterte kemudian mengklarifikasi bahwa pernyataan “pembunuhan" bukanlah sebuah ancaman, dan mengatakan bahwa dia hanya menyoroti dugaan ancaman terhadap keamanannya.

Sebagai respons, Presiden Marcos Jr pada hari Senin berjanji untuk memblokir “upaya kriminal” terhadapnya.

"Jika merencanakan pembunuhan seorang Presiden semudah itu, bagaimana dengan warga negara biasa?" katanya.

"Upaya kriminal seperti itu tidak boleh diabaikan. Saya tidak akan membiarkannya begitu saja," imbuh Presiden Marcos Jr.

Departemen Kehakiman juga menggambarkan Sara Duterte sebagai "dalang rencana pembunuhan yang mengaku" setelah apa yang dia katakan, dan diperkirakan akan menghadapi konsekuensi hukum.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!