3 Alasan Hamas Ingin Menghentikan Perang di Gaza, Nomor 2 Sikap Negara Islam Mengecewakan

Selasa, 26 November 2024 - 01:01 WIB
Pejabat tersebut menunjukkan bahwa Hamas sedang melakukan kampanye besar-besaran dengan organisasi internasional dan negara-negara sahabat untuk mempercepat pengiriman bantuan ke Gaza. Ia menekankan bahwa rezim pendudukan itu berkhayal jika percaya bahwa mereka dapat mencapai tujuannya. “Gaza selalu dan akan tetap menjadi milik Palestina.”

Baca Juga: Hizbullah Tembakkan 340 Rudal ke Pangkalan Angkatan Laut Ashdod di Tel Aviv

3. Eskalasi Kekerasan Israel di Yerusalem

Abu Zuhri kemudian mengkritik eskalasi kebijakan permukiman oleh pemerintah pendudukan di Yerusalem dan Tepi Barat. “Ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap hak-hak rakyat kami. Selain itu, proyek-proyek permukiman dan kejahatan Zionis tidak akan berhasil mengubah kebenaran sejarah, dan Yerusalem akan tetap menjadi ibu kota Palestina.”

Semua permukiman dan pemukim Israel ilegal menurut hukum internasional, sebuah fakta yang ditegaskan kembali oleh Mahkamah Internasional pada bulan Juli. Awal bulan ini, pemerintah Inggris menerima putusan pengadilan tersebut.

Hamas meminta Organisasi Kerja Sama Islam dan PBB untuk menghadapi proyek-proyek permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem. Gerakan itu juga mendesak pemerintahan Biden di Washington “untuk menebus dosanya dengan menekan pendudukan agar menghentikan kejahatannya terhadap rakyat kami.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!