Rusia Tangkap Tentara Bayaran Inggris saat Perang Bela Ukraina di Kursk
Senin, 25 November 2024 - 10:41 WIB
Namun, sejak saat itu, Kyiv tidak hanya kehilangan wilayah di Donbas dengan kecepatan yang meningkat tetapi juga telah menderita lebih dari 34.500 korban dan kehilangan ratusan tank di Kursk, menurut militer Rusia.
Kyiv tengah berjuang untuk mengisi kembali pasukan yang hilang dalam konflik tersebut, karena aliran serdadu sukarelawan telah lama berkurang, namun telah berulang kali menolak kompromi apa pun dengan Moskow.
Rusia mengatakan bahwa warga Ukraina digunakan sebagai "umpan meriam" dalam perang proksi Barat dan bahwa pemimpin negara tersebut Volodymyr Zelensky terlibat dalam pembantaian tersebut, karena dia berusaha mempertahankan kekuasaan pribadinya.
Moskow menggambarkan serangan Ukraina sebagai titik balik yang signifikan dalam konflik bersenjata tersebut, dengan menyatakan bahwa tidak ada pembicaraan damai yang dapat terjadi sampai semua pasukan Kyiv didorong keluar dari Wilayah Kursk.
Sementara itu, Inggris tetap berkomitmen untuk mendukung Kyiv "selama diperlukan" untuk menang, kata Menteri Pertahanan Inggris John Healey dalam sebuah posting baru-baru ini di X.
London juga telah mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) dalam mengizinkan Kyiv untuk menembakkan rudal jarak jauh yang dipasok Barat lebih dalam ke wilayah Rusia, yang menandai eskalasi lain dalam konflik tersebut.
Kyiv tengah berjuang untuk mengisi kembali pasukan yang hilang dalam konflik tersebut, karena aliran serdadu sukarelawan telah lama berkurang, namun telah berulang kali menolak kompromi apa pun dengan Moskow.
Rusia mengatakan bahwa warga Ukraina digunakan sebagai "umpan meriam" dalam perang proksi Barat dan bahwa pemimpin negara tersebut Volodymyr Zelensky terlibat dalam pembantaian tersebut, karena dia berusaha mempertahankan kekuasaan pribadinya.
Moskow menggambarkan serangan Ukraina sebagai titik balik yang signifikan dalam konflik bersenjata tersebut, dengan menyatakan bahwa tidak ada pembicaraan damai yang dapat terjadi sampai semua pasukan Kyiv didorong keluar dari Wilayah Kursk.
Sementara itu, Inggris tetap berkomitmen untuk mendukung Kyiv "selama diperlukan" untuk menang, kata Menteri Pertahanan Inggris John Healey dalam sebuah posting baru-baru ini di X.
London juga telah mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) dalam mengizinkan Kyiv untuk menembakkan rudal jarak jauh yang dipasok Barat lebih dalam ke wilayah Rusia, yang menandai eskalasi lain dalam konflik tersebut.
(mas)
Lihat Juga :