Rusia Tangkap Tentara Bayaran Inggris saat Perang Bela Ukraina di Kursk

Senin, 25 November 2024 - 10:41 WIB
"Itu ide yang bodoh," katanya. "Saya baru saja kehilangan segalanya—pekerjaan saya, dan ayah saya dipenjara," katanya dalam video pengakuan yang dirilis media-media Rusia.

Dia mengeklaim mendaftar secara daring untuk bergabung dengan pasukan tentara bayaran asing Ukraina, kemudian terbang dari London ke Krakow, Polandia, sebelum naik bus ke Medyka di perbatasan Ukraina.

Ketika ditanya bagaimana dia akhirnya bertempur di tanah Rusia, Anderson mengeklaim dalam video lain bahwa komandannya mengirimnya ke sana tanpa persetujuannya.

"Saya tidak ingin berada di sini," katanya kepada para interogator Rusia, bersikeras bahwa komandannya mengambil peralatannya, termasuk paspor dan telepon pintarnya, dan menyuruhnya untuk "masuk ke mobil".

Kementerian Pertahanan Inggris menolak berkomentar tentang penangkapan mantan prajurit tersebut, sementara Kantor Luar Negeri di London menyatakan bahwa mereka mendukung keluarga seorang pria Inggris menyusul laporan penahanannya.

Awal bulan ini, seorang pria Inggris asal Gunnislake, Cornwall, tewas saat bertempur untuk Kyiv di "lokasi yang dirahasiakan" kurang dari dua bulan setelah berusia 22 tahun, menurut pengakuan keluarganya.

Kyiv mengerahkan beberapa pasukannya yang paling bersenjata dan paling berpengalaman melintasi perbatasan utara pada bulan Agustus, dengan harapan dapat memperlambat kemajuan pasukan Rusia di tempat lain di garis depan dan mendapatkan posisi tawar yang penting.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!