Setelah Misil AS, Ukraina Kini Tembakkan Rudal Storm Shadow Inggris ke Rusia

Kamis, 21 November 2024 - 06:59 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa penggunaan rudal jarak jauh Barat oleh Kyiv akan mengubah sifat konflik dan menjadikan NATO sebagai peserta langsung dalam permusuhan.

Moskow juga telah merevisi doktrin nuklirnya untuk mencakup serangan konvensional oleh proksi.

"Upaya beberapa anggota NATO untuk berpartisipasi dalam memfasilitasi kemungkinan serangan jarak jauh dengan senjata Barat jauh di dalam wilayah Rusia tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa hukuman," kata kepala Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR), Sergey Naryshkin, pada hari Rabu.

Sementara AS dan Inggris dilaporkan telah memberikan Kyiv izin yang diminta Zelensky, Prancis mengatakan masih mempertimbangkan langkah tersebut.

Sedangkan Jerman dan Italia secara terbuka mengatakan bahwa senjata mereka hanya dapat digunakan di tanah Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!