Turki Khianati NATO, Dukung Rusia untuk Membela Diri

Rabu, 20 November 2024 - 14:41 WIB
Baca Juga: Biadab! Tentara Israel Kencingi Alquran saat Menyerbu Rumah di Gaza

Negara-negara NATO memiliki hak yang sama untuk membela diri, kata pemimpin Turki itu, tetapi perlu diingat bahwa "tidak ada keuntungan dari perang yang melibatkan senjata nuklir."

Beberapa media AS melaporkan selama akhir pekan bahwa Presiden AS Joe Biden telah mencabut pembatasan penggunaan roket yang dipasok AS oleh Kiev. Gedung Putih tidak mengonfirmasi atau membantah laporan tersebut, tetapi Vladimir Zelensky dari Ukraina mengklaim pada Selasa bahwa laporan itu benar.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan Barat bahwa penggunaan rudal jarak jauh oleh Kiev akan mengubah karakter konflik Rusia-Ukraina dan menjadikan NATO sebagai peserta langsung dalam permusuhan tersebut.

AS dan sekutunya telah menyalurkan bantuan senilai hampir $200 miliar ke Ukraina sejak 2022, sambil menegaskan hal ini tidak menjadikan mereka sebagai pihak dalam konflik tersebut. Meskipun merupakan negara anggota NATO, Turki belum menerapkan sanksi terhadap Rusia dan telah mempertahankan hubungan dengan Moskow dan Kiev.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!