Umat Muslim AS Merasa Dikecewakan Donald Trump, Apa Sebabnya?
Sabtu, 16 November 2024 - 06:47 WIB
3. Tidak Ada Sinyal Kebijakan Trump tentang Perdamaian di Timur Tengah
Rexhinaldo Nazarko, direktur eksekutif American Muslim Engagement and Empowerment Network (AMEEN), mengatakan para pemilih Muslim berharap Trump akan memilih pejabat Kabinet yang bekerja untuk perdamaian, dan tidak ada tanda-tanda itu."Kami sangat kecewa," katanya. “Tampaknya pemerintahan ini dipenuhi oleh kaum neokonservatif dan orang-orang yang sangat pro-Israel dan pro-perang, yang merupakan kegagalan Presiden Trump, terhadap gerakan pro-perdamaian dan anti-perang.”
Nazarko mengatakan masyarakat akan terus mendesak agar suaranya didengar setelah mengumpulkan suara untuk membantu Trump menang. “Setidaknya kami ada di peta.”
Baca Juga: Zionis Tak Ingin Punya Pesaing dalam Kepemilikan Senjata Nuklir
4. Trump Akan Memberlakukan Kebijakan Ekstrem
Hassan Abdel Salam, mantan profesor di University of Minnesota, Twin Cities dan salah satu pendiri kampanye “Abandon Harris”, yang mendukung kandidat Partai Hijau, Jill Stein, mengatakan rencana penempatan staf Trump tidak mengejutkan, tetapi terbukti lebih ekstrem dari yang dikhawatirkannya.“Sepertinya dia sedang melakukan Zionisme berlebihan,” katanya. “Kami selalu sangat skeptis […] Jelas kami masih menunggu untuk melihat ke mana arah pemerintahan ini, tetapi tampaknya masyarakat kami telah dipermainkan.”
Lihat Juga :