Siapa Pete Hegseth? Kandidat Menteri Pertahanan Pilihan Donald Trump
Rabu, 13 November 2024 - 17:30 WIB
Pete Hegseth akan dipilih Donald Trump sebagai menteri pertahanan. Foto/X/@MarioLeb79
WASHINGTON - Dalam memilih pembawa acara Fox News Channel Pete Hegseth untuk memimpin Departemen Pertahanan, Presiden terpilih Donald Trump telah memilih seorang veteran militer dan tokoh media konservatif populer yang memiliki banyak pengikut.
Hegseth, 44 tahun, telah mengembangkan hubungan dekat dengan Trump, yang juga dilaporkan mempertimbangkannya untuk menduduki jabatan di pemerintahan pertamanya. Hegseth telah melobi Trump untuk membebaskan anggota angkatan bersenjata yang dituduh melakukan kejahatan perang.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Fox News memuji pengetahuan militer Hegseth, dengan mengatakan "wawasan dan analisisnya terutama tentang militer sangat menyentuh hati pemirsa kami."
Ia juga menulis sejumlah buku, beberapa untuk cetakan penerbitan jaringan tersebut, termasuk "The War on Warriors: Behind the Betrayal of the Men Who Keep Us Free." Dalam mengumumkan nominasi Hegseth, Trump memuji buku itu, dengan mencatat "sembilan minggu dalam daftar buku terlaris New York Times, termasuk dua minggu di NOMOR SATU."
Hegseth, 44 tahun, telah mengembangkan hubungan dekat dengan Trump, yang juga dilaporkan mempertimbangkannya untuk menduduki jabatan di pemerintahan pertamanya. Hegseth telah melobi Trump untuk membebaskan anggota angkatan bersenjata yang dituduh melakukan kejahatan perang.
Siapa Pete Hegseth? Kandidat Menteri Pertahanan Pilihan Donald Trump
1. Pembawa Acara Fox News
Sebagai salah satu pembawa acara "Fox & Friends Weekend" di Fox News Channel, Hegseth telah menjadi kontributor jaringan tersebut selama satu dekade. Ia mengembangkan persahabatan dengan Trump melalui penampilan rutin presiden terpilih tersebut di acara tersebut.Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Fox News memuji pengetahuan militer Hegseth, dengan mengatakan "wawasan dan analisisnya terutama tentang militer sangat menyentuh hati pemirsa kami."
Ia juga menulis sejumlah buku, beberapa untuk cetakan penerbitan jaringan tersebut, termasuk "The War on Warriors: Behind the Betrayal of the Men Who Keep Us Free." Dalam mengumumkan nominasi Hegseth, Trump memuji buku itu, dengan mencatat "sembilan minggu dalam daftar buku terlaris New York Times, termasuk dua minggu di NOMOR SATU."
Lihat Juga :