Andai Rusia Tak Punya Senjata Nuklir, NATO Akan Kerahkan Tentara Bantu Ukraina

Senin, 11 November 2024 - 09:41 WIB
Pejabat terkemuka Rusia, seperti mantan Presiden Dmitry Medvedev, yang tetap menjadi suara agresif di kancah politik Kremlin, serta komentator televisi pemerintah Rusia, sering menyebutkan prospek perang nuklir.

Beberapa pembawa acara dan tamu media pemerintah Rusia telah menyarankan agar Moskow melancarkan serangan nuklir ke negara-negara NATO, seperti AS dan Inggris, yang mendukung upaya perang Kyiv.

Putin mengatakan pada bulan Maret tahun ini bahwa Rusia diperlengkapi secara militer dan siap untuk perang nuklir.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan pada September 2022 bahwa gagasan perang nuklir "dulu tidak terpikirkan", tetapi sekarang menjadi subjek perdebatan.

"Hal ini sendiri sama sekali tidak dapat diterima," kata Guterres.

Di NATO, AS, Inggris Raya, dan Prancis memiliki senjata nuklir, tetapi beberapa pangkalan Eropa lainnya juga menampung senjata nuklir taktis AS.

Pasukan NATO yang dikerahkan untuk berperang atas nama Ukraina sebagian besar tidak dipertimbangkan, meskipun serdadu asing telah bergabung dengan militer Ukraina sebagai sukarelawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!