Pandangan 2 Capres Amerika Terhadap Palestina, Adakah yang Memilih Netral?

Selasa, 05 November 2024 - 17:44 WIB
Tidak hanya itu, Trump juga mengubah kebijakan AS yang berlaku selama setengah abad dan konsensus internasional yang luas dengan mengakui klaim teritorial Israel atas Golan, yang direbut dari Suriah dalam perang tahun 1967, dan kemudian dianeksasi secara sepihak.

Sehingga bukan rahasia lagi bahwa Netanyahu dan anggota pemerintahannya akan merasa lebih nyaman dengan mantan Presiden Donald Trump, yang pernah menjadi sekutu dekatnya, kembali ke Gedung Putih.

Trump juga bersikeras ingin membuat “kesepakatan akhir” untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina dengan menjadikan Tel Aviv sebagai kunci perdamaian.

Hal tersebut disebabkan Trump selalu memandang Palestina sebagai wilayah yang dipenuhi oleh kelompok ekstrimis dan teroris. Karena itulah dirinya tidak pernah mendukung kemerdekaan negara tersebut.

Baca Juga: Prediksi Pemilu Presiden AS: Harris dan Trump Bersaing Ketat

2. Pandangan Kamala Harris Terhadap Palestina

Menghadapi Trump yang pro-Israel, Kamala Harris memilih untuk netral dan akan menghadapi skeptisisme dari sebagian pemilih pro-Palestina yang merasa pemerintahan Biden-Harris belum melakukan apa pun untuk membantu mengakhiri perang di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!