Siapa Alice Weidel? Pemimpin Partai AfD di Jerman yang Dikenal Lesbian dan Anti-Islam

Kamis, 10 Oktober 2024 - 11:15 WIB

Siapa Alice Weidel? Pemimpin Partai AfD di Jerman yang Dikenal Lesbian dan Anti-Islam

1. Mengidolakan Margaret Thatcher

Weidel yang berusia 45 tahun memiliki gelar doktor di bidang ekonomi. Pada akhir tahun 2000-an, ia bekerja di Bank of China dan tinggal di China selama enam tahun di mana ia belajar berbicara bahasa Mandarin. Selanjutnya, ia menulis tesis doktoralnya tentang masa depan sistem pensiun China. Weidel adalah pengagum Margaret Thatcher, perdana menteri Inggris dari tahun 1979 hingga 1990.

Berbicara tentang Thatcher dalam sebuah wawancara dengan surat kabar tabloid Bild, dia berkata: "Saya terkesan dengan biografinya, dia berenang melawan arus bahkan ketika keadaan menjadi tidak menyenangkan." Thatcher dikenal sebagai "Wanita Besi" karena dia berpegang teguh pada garis ekonomi neoliberalnya dalam menghadapi perlawanan yang cukup besar.

Dia mendukung pajak rendah, pemotongan kesejahteraan, dan privatisasi. Itu adalah program yang menarik bagi Weidel, seorang mantan konsultan manajemen. "Thatcher mengambil alih Inggris ketika negara itu sedang terpuruk secara ekonomi dan mengembalikannya ke jalur yang benar," katanya dalam wawancara yang sama. Margaret Thatcher di depan mikrofon. Margaret Thatcher di depan mikrofon. Weidel mengklaim mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher sebagai panutannya.

Baca Juga: Trump Pernah Berdiskusi Sebanyak 7 Kali dengan Putin, Apa Saja yang Dibahas?

2. Ingin Mereformasi Uni Eropa

Ketika Weidel bergabung dengan AfD pada tahun 2013, tidak lama setelah partai itu didirikan, partai tersebut adalah partai euroskeptis dan liberalis nasional. Menurutnya, hal itu tidak berubah. "Kami mencoba mereformasi UE," katanya kepada surat kabar Welt am Sonntag pada bulan Agustus.

Weidel mengatakan bahwa jika reformasi gagal, maka setiap negara harus diberi kesempatan untuk mengadakan referendum mengenai keanggotaan mereka di Uni Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!