AS: Tembakkan Rudal Pembunuh Kapal Induk, China Makin Guncang Laut China Selatan

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 04:13 WIB
Amerika Serikat telah mendesak China pada Juli lalu untuk mengurangi "militerisasi dan pemaksaan" di wilayah tersebut.

"Sebaliknya, RRC memilih untuk meningkatkan aktivitas latihannya dengan menembakkan rudal balistik," katanya.

Sebelumnya pada hari Kamis, Beijing mengecam Washington atas penjatuhan sanksi terhadap dua lusin perusahaan milik negara China yang terlibat dalam membangun dan memasok pangkalan China di Laut China Selatan.

"Kata-kata AS sangat mengganggu urusan dalam negeri China...itu sepenuhnya logika tirani dan politik kekuasaan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian. (Baca juga: 62 Perwira Tinggi Dimutasi, Brigjen TNI Mohamad Hasan Jabat Danjen Kopassus )

"China akan mengambil langkah tegas untuk menegakkan hak dan kepentingan sah perusahaan dan individu China," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!