Ketika Rudal Houthi Incar Pesawat PM Israel Benjamin Netanyahu
Senin, 30 September 2024 - 10:23 WIB
Serangan misil Houthi itu menyebabkan sirene meraung-raung di Israel tengah karena kekhawatiran akan jatuhnya pecahan peluru.
Menurut polisi Zionis, sisa-sisa misil itu jatuh di dekat komunitas Tzur Hadassah di daerah Yerusalem, menyebabkan kerusakan ringan.
Rudal tersebut ditembakkan tak lama setelah Houthi yang didukung Iran bersumpah bahwa "perlawanan tidak akan dipatahkan" sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan udara IDF di pinggiran Beirut pada hari Jumat.
Pemimpin Houthi, Abdul Malik al-Houthi, mengatakan rudal tersebut menargetkan pesawat pembawa Netanyahu, di mana misil diarahkan dan waktunya bertepatan dengan pendaratan pesawat Netanyahu di Israel setelah kembali dari New York, Amerika Serikat.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, al-Houthi juga bersumpah bahwa kematian Nasrallah "tidak akan sia-sia".
Menurut polisi Zionis, sisa-sisa misil itu jatuh di dekat komunitas Tzur Hadassah di daerah Yerusalem, menyebabkan kerusakan ringan.
Rudal tersebut ditembakkan tak lama setelah Houthi yang didukung Iran bersumpah bahwa "perlawanan tidak akan dipatahkan" sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan udara IDF di pinggiran Beirut pada hari Jumat.
Pemimpin Houthi, Abdul Malik al-Houthi, mengatakan rudal tersebut menargetkan pesawat pembawa Netanyahu, di mana misil diarahkan dan waktunya bertepatan dengan pendaratan pesawat Netanyahu di Israel setelah kembali dari New York, Amerika Serikat.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, al-Houthi juga bersumpah bahwa kematian Nasrallah "tidak akan sia-sia".
Lihat Juga :