Intelijen AS Sudah Memperingatkan Trump tentang Rencana Pembunuhan yang Dilakukan Iran

Rabu, 25 September 2024 - 15:43 WIB
Kemudian pada tanggal 15 September, seorang agen Secret Service melihat senapan menyembul melalui pagar di Trump International Golf Club di West Palm Beach. Agen tersebut melepaskan tembakan saat Trump sedang bermain golf.

Jaksa AS telah mendakwa Ryan Wesley Routh, seorang pria yang ditangkap di dekat lapangan golf, dengan percobaan pembunuhan terhadap seorang calon presiden.

Tidak ada indikasi Iran terlibat dalam kedua kasus tersebut.

Bulan lalu, tim kampanye Trump mengatakan beberapa komunikasi internalnya telah diretas dan menyatakan bahwa komunikasi tersebut menjadi sasaran operasi Iran.

Pada tahun 2022, seorang anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran didakwa oleh AS dengan rencana untuk membunuh mantan Penasihat Keamanan Nasional Trump, John Bolton.

Departemen kehakiman AS mengatakan Shahram Poursafi berusaha membayar sejumlah individu di AS sebesar USD300.000 untuk melaksanakan pembunuhan, sebagai balas dendam atas serangan AS yang menewaskan komandan militer Iran Qasem Soleimani.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!