Tegang, Jet Tempur Siluman F-35 Jepang Tembakkan Suar ke Pesawat Militer Rusia

Selasa, 24 September 2024 - 09:21 WIB
Hal itu menyebabkan Tokyo secara signifikan memperkuat pertahanan Jepang barat daya, termasuk pulau-pulau terpencil yang dianggap penting bagi strategi pertahanan Jepang di kawasan tersebut.

Pada awal September, pesawat militer Rusia terbang di sekitar wilayah udara selatan Jepang. Sebuah pesawat pengintai Y-9 China sempat melanggar wilayah udara selatan Jepang pada akhir Agustus.

Saat itu, kapal induk China Liaoning, ditemani oleh dua kapal perusak, berlayar antara pulau paling barat Jepang, Yonaguni, dan Iriomote di dekatnya, memasuki dekat perairan Jepang.

Pasukan pertahanan udara Jepang mengatakan telah menerbangkan jet tempur sebanyak 669 kali antara April 2023 hingga Maret 2024, sekitar 70% dari waktu tersebut terhadap pesawat militer China, meskipun jumlah tersebut tidak termasuk pelanggaran wilayah udara.

Jepang dan Rusia terlibat dalam sengketa teritorial atas Teritori Utara, sekelompok pulau yang dikuasai Rusia yang direbut bekas Uni Soviet dari Jepang pada akhir Perang Dunia II.

Perselisihan tersebut telah mencegah kedua negara menandatangani perjanjian damai yang secara resmi mengakhiri permusuhan.

Ketegangan bilateral juga meningkat atas dukungan Jepang terhadap Ukraina. Tokyo telah menawarkan dukungan finansial dan material kepada Kyiv dan menjatuhkan sanksi kepada individu dan organisasi Rusia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!