Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Kamis, 27 Agustus 2020 - 15:08 WIB
Serangan tersebut juga melukai 75 orang lainnya dalam serangan di salah satu provinsi paling selatan negara itu yang dikenal sebagai benteng pertahanan kelompok bersenjata Abu Sayyaf.
Retno mengatakan, sejauh ini berdasarkan informasi dari Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Manila atau Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Davao tidak WNI yang menjadi korban dalam serangan itu. ( Baca juga: Bengkel Las di Binjai Meledak, 4 Tewas dan Belasan Luka Parah )
"Berdasarkan informasi yang kami terima tidak ada WNI yang menjadi korban dalam kedua peristiwa ledakan tersebut, pemerintah Indonesia, termasuk melalui KBRI Manila dan KJRI Davao terus berkoordinasi dan memantau perkembangan peristiwa ini dengan seksama," ujarnya.
Retno mengatakan, sejauh ini berdasarkan informasi dari Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Manila atau Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Davao tidak WNI yang menjadi korban dalam serangan itu. ( Baca juga: Bengkel Las di Binjai Meledak, 4 Tewas dan Belasan Luka Parah )
"Berdasarkan informasi yang kami terima tidak ada WNI yang menjadi korban dalam kedua peristiwa ledakan tersebut, pemerintah Indonesia, termasuk melalui KBRI Manila dan KJRI Davao terus berkoordinasi dan memantau perkembangan peristiwa ini dengan seksama," ujarnya.
(esn)
Lihat Juga :